Sabtu, 01 Desember 2012

Diposkan oleh dilla nurindrawati di 00.34
 Gizi
Definisi Gizi
gizi adalah suatu proses penggunaan makanan yang dikonsumsi secara normal oleh suatu organisme melalui proses digesti, absobsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme, dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan, dan fungsi normal dari organ-organ, serta menghasilkan energi.

Pengelompokkan Zat Gizi
Zat gizi  digolongkan ke dalam 6 (enam) kelompok utama, yaitu karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan air.  Penggolongan lain mengelompokkan zat gizi menjadi zat gizi makro dan zat gizi mikro.  Zat gizi juga dapat digolongkan menjadi esensial dan tidak esensial.  Fungsi umum zat gizi di dalam tubuh adalah:
  1. sumber energi;
  2. pertumbuhan dan pertahanan jaringan-jaringan tubuh;
  3. mengatur proses metabolisme di dalam tubuh.
Zat Gizi Makro
A. Karbohidrat
Zat gizi makro yaitu tiga kelompok utama karbohidrat (monosakarida, disakarida, dan polisakarida).  Karbohidrat merupakan nama kelompok zat-zat organik yang mempunyai struktur molekul yang berbeda-beda walaupun terdapat persamaan-persamaan dari sudut kimia dan fungsinya.  Beberapa golongan karbohidrat ada yang berfungsi sebagai penghasil serat yang sangat bermanfaat bagi pencernaan manusia.

Secara umum definisi karbohidrat adalah senyawa organik yang mengandung Karbon, Hidrogen, dan Oksigen dan pada umumnya unsur Hidrogen dan Oksigen dalam komposisi menghasilkan H2O.
 Bahan-bahan makanan sumber karbohidrat
No
Bahan makanan
Jumlah KH….gr/100 bahan
1
Beras
76-80
2
Singkong
35
3
Gaplek
81
4
Ubi rambat
28
5
Jagung
64-74
6
Kentang
19
7
Gandum (terigu)
77
8
Sagu
85
 Fungsi karbohidrat di dalam tubuh:
  1. fungsi utama karbohidrat adalah sebagai sumber energi (1gr karbohidrat menghasilkan 4kalori) bagi kebutuhan sel-sel jaringan tubuh,
  2. melindungi protein agar tidak dibakar sebagai penghasil energi,
  3. apabila karbohidrat yang dikonsumsi tidak mencukupi untuk kebutuhan energi tubuh dan jika tidak cukup terdapat lemak di dalam makanan atau cadangan lemak yang disimpan di dalam tubuh, maka protein akan menggantikan fungsi karbohidrat sebagai penghasil energi.
  4. membantu metabolisme lemak dan protein, sehingga dapat mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang berlebihan,
  5. di dalam hepar berfungsi untuk detoksifikasi zat-zat toksik tertentu,
  6. beberapa jenis karbohidrat mempunyai fungsi khusus, seperti laktosa yang berfungsi membantu penyerapan kalsium,
  7. membantu dalam memperlancar pencernaan atau defekasi,
  8. bahan pembentuk asam amino esensial, metabolisme normal lemak, menghemat protein, mempertahankan gerak usus, meningkatkan konsumsi protein, mineral, dan protein.
B. Lemak (lipid)
 Lemak atau disebut juga lipid, adalah suatu zat yang kaya akan energi, berfungsi sebagai sumber energi yang utama untuk proses metabolisme tubuh.  Lemak diperoleh dari dua sumber yaitu dari makanan dan hasil produksi organ hati, yang bisa disimpan di dalam sel-sel lemak sebagai cadangan energi.  Lemak yang penting adalah:
  1. Kolesterol, merupakan komponen utama pada struktur selaput sel dan merupakan komponen utama sel otak dan saraf.
  2. Trigliserida (lemak netral), adalah suatu ester gliserol.
  3. Fosfolipid, merupakan gabungan fosfat dan lipid.
  4.  Asam lemak, dibagi menjadi asam lemak jenuh, asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh ganda.
C. Protein
Protein adalah bagian dari semua sel hidup dan merupakan bagian terbesar tubuh sesudah air.  Protein dibentuk dari unit-unit pembentuknya yang disebut asam amino.  Ada dua golongan asam amino, yaitu asam amino esensial dan asam amino nonesensial.  Fungsi protein:
  1. sebagai bahan pembentuk enzim
  2. alat pengangkut dan alat penyimpan
  3. pengatur pergerakan
  4. penunjang mekanis
  5. pengendalian pertumbuhan
  6. media perambatan implus saraf
Zat Gizi Mikro dan Air
A. Vitamin
Ada dua golongan vitamin, yaitu vitamin yang larut dalam lemak contohnya vitamin A,D,E, dan K, satu lagi adalah vitamin yang larut dalam air seperti thiamin, riboflavin, niacin, piridoksin, asam panthotenat, asam folat, biotin, sianokobalamin, choline, inositol, dan vitamin C.  Fungsi vitamin yang spesifik yaitu sebagai biokatalisator atau sebagai koenzim.

B. Mineral
Mineral merupakan unsur esensial bagi fungsi normal sebagian enzim dan sangat penting dalam pengendalian komposisi cairan tubuh 65% adalah air dalam bobot tubuh.  Mineral esensial diklasifikasikan ke dalam mineral makro dan mikro.  Yang termasuk ke dalam mineral makro adalah kalsium, fosfor, kalium, sulfur, natrium, khlor, dan magnesium.  Sedangkan yang termasuk ke dalam mineral mikro adalah besi, seng, selenium, mangan, tembaga, iodium, molybdenum, cobalt, chromium, silikon, vanadium, nikel, arsen, dan fluor.  Ada tiga fungsi utama mineral, yaitu:
  1. sebagai komponen utama dalam tubuh, atau penyusun kerangka tulang, gigi, dan otot-otot.
  2. merupakan unsur dalam cairan tubuh atau jaringan, sebagai elektrolit yang mengatur tekanan osmosis, mengatur keseimbangan asam basa dan permeabilitas.
  3. sebagai aktifator atau terkait dalam peranan enzim dan hormon.



Daftar pustaka

Atikah Proverawati, S. M. (2009). Gizi Untuk Kebidanan. Yogyakarta: Muha Medika.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Gizi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos